Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2018

Membunuh Waktu

Gambar
Hallo! Apa kabar semuanya? semoga baik-baik saja. Akhir minggu besok apa yang akan kalian lakukan? Aku sih rencana mau nonton Bus Jazz Tour  lokasinya deket kampusku dulu, dan untungnya ada salah satu temenku yang masih kos di sana. Jadilah aku nebeng. Jadi, berkaitan sama judul postingan ini aku pengen banget bisa skip waktu antara jam tujuh pagi sampai jam empat sore setiap harinya. Kecuali minggu. Kenapa? karena sejujurnya aku udah ga betah di tempat kerjaku yang sekarang. Semua aspek yang harusnya ada di kriteria para pekerja(ini hanya menurut pribadiku aja, jangan marah), di sini ga aku dapet sama sekali. Lingkungan yang 'sehat'? nope. Skill bertambah? nope. Gaji yang banyak? nope. Salah satu alasan sampai sekarang aku di sini cuma orangtuaku sejauh ini. Hanya karena aku ga mau membuat beliau khawatir karena aku pengangguran dan setidaknya kalau kerja disini bisa sering-sering pulang kapan aja aku mau. Punya bisnis yang masih dirintispun masih belum bisa jadi alasan b...

Cerita Kapan Saja (Rabu, 19 September 2018)

Ini murni karena gatau mau kasih judul apaan. Mari kita abaikan saja judulnya. Hmmm.... hari ini sebenernya ga ada yang istimewa, cuma berasa lebih produktif kemarin hahaha. Secara kemarin tuh aku pulang kerja langsung olah raga (lari muterin luar GOR tiga kali, sejujurnya ga sepenuhnya lari sih sambil jalan juga soalnya) setelah terakhir kali lari sebelum liburan Idul Adha kemarin dan baru mulai lagi, tetiba pas kerja berasa stress gitu ini efek emang karena aku yang udah ga betah dan ditambah AC di ruanganku lagi rusak. So sad. Selesai lari langsung ke tempat laundry buat ambil baju. Abis itu beli telor sama bawang, pulang nyampe rumah langsung ngerjain tugas yang ku email-in ke diriku sendiri (iya, ini beneran. kalau dianggap aneh ya mon maap) sambil ngilangin keringet. Abis itu masak doong. Nyuci baju (iya, meskipun udah laundry tapi baju-baju yang masih bisa aku cuci sendiri kenapa engga? biar hemat beb. Hahaha) abis itu jemur baju, makan, balik lagi lanjutin tugas. Daaan yang pa...

Ekspektasi

Setelah pembahasan mengenai pertanyaan hidup, kadang jadi mikir juga selama ini pencapaian kita apa aja sih? Banyak dari kita (termasuk aku) yang kadang tidak menyadari bahwa kita sudah mencapai pencapaian yang luar biasa. Meskipun itu hal biasa menurut banyak orang, tetapi coba deh kita hubungkan sama diri kita sendiri. Tidak jarang juga sering membuat kita menangis terharu karena kita baru menyadari bahwa kita sudah keluar dari comfort zone kita. Artinya, kita sudah lebih baik dari diri kita di masa lalu. Aku sendiri nih, kalau dibandingkan dengan diriku sepuluh atau lima tahun yang lalu pasti beda sekali, beda disini dalam artian yang baik ya. Dulu, aku ga berani untuk masuk ke lingkaran pertemanan baru (kecuali memang diajak duluan) - sampai sekarangpun masih takut untuk memulainya- tapi ada titik dimana aku memberanikan diri untuk memulai bertemu orang baru, bertukar pikiran, dan lain-lainnya.Itu sudah salah satu bentuk pencapaian lo! Dan masih banyak lagi hal yang sebenernya s...

Pertanyaan

Pernah ga sih mempertanyakan hidup ini untuk apa? Sudah ngelakuin apa aja dalam hidup? Aku? Sering banget beberapa tahun terakhir ini.  Yang jelas, harus bisa punya manfaat, baik untuk diri sendiri dan orang lain. Itu jawaban dari pertanyaanku sejauh ini dan yang selalu aku pegang, salah satu yang ga pernah aku sesali adalah aku memutuskan buat ikutan jadi volunteer di suatu komunitas di kotaku (ternyata keputusan buat ga lanjutin kontrak kerja ada manfaatnya juga, kalo ga gitu ga mungkin sekarang aku bisa kenal orang-orang keren seperti mereka semua). Meskipun awalnya ga yakin karena sebenernya aku ga berani ketemu orang baru, introvert parah. Pada akhirnya aku sadar, yang aku butuhkan cuma keluar dari zona nyamanku dan ketemu orang baru!  Banyak sekali memori yang bikin aku sadar, masih banyak orang baik. Masih banyak yang harus disyukuri dikehidupan ini. Di hidup ini kita ga sendirian, ada keluarga, teman-teman yang akan selalu support kamu. Masih ada Tuhan yang selalu ...