Pernah ga sih kalian ngerasa stuck? Setelah kemarin aku bilang, aku punya alasan untuk 'menjalani hidup'?
Ingin punya manfaat untuk orang-orang sekitar—dan ya, aku masih sangat ingin melakukan itu—
Dan barusan baca ig story salah satu influencer tentang bagaimana caranya memperbaiki mood. Salah satunya adalah berbagi dengan orang lain, membuat orang lain happy. Ya, karena bahagia menular. Isn't it? mungkin karena alasan itulah yang membuatku lebih hidup. Keindahan berbagi. Kebaikan itu menular.
Tapi, namanya volunteer-ing juga pasti ada masanya kan? Ada masa-masa dimana perjumpaan akan ada akhir. Meskipun kegiatannya masih berlangsung tetapi orang-orang akan berganti dan terus berganti. Punya prioritas lain yang tentunya lebih penting. Sementara aku masih bergerak diporos yang sama.
Kembali lagi terseret arus dunia non-fiksi alias tenggelam dengan novel-novel di dalam kamarku.
Ingin kembali menemukan hal-hal semacam itu lagi—yang membuatku lebih hidup—. Atau mungkin memulainya? Memulai dari diriku sendiri.
Ingin rasanya menyudahi rutinitas ini. Ingin rasanya menemukan hal baru, yang bisa dijadikan mata pencaharian tetapi juga punya impact bagi orang sekitar, bisa membuat bahagia —ah memang, kalau hanya sekedar bicara saja memang mudah—
Banyak angan-angan "seandainya..."
Tetapi, kita ga pernah tahu, rencana Tuhan akan selalu lebih baik. Bagaimana kita bersyukur, itu harusnya yang dijadikan acuan. Dan aku akan memulai untuk belajar lebih menysukuri apa yang aku jalani dengan menuliskan setiap hari.
Jangan lupa makan siang. Semoga harimu baik :)
X
Ingin punya manfaat untuk orang-orang sekitar—dan ya, aku masih sangat ingin melakukan itu—
Dan barusan baca ig story salah satu influencer tentang bagaimana caranya memperbaiki mood. Salah satunya adalah berbagi dengan orang lain, membuat orang lain happy. Ya, karena bahagia menular. Isn't it? mungkin karena alasan itulah yang membuatku lebih hidup. Keindahan berbagi. Kebaikan itu menular.
Tapi, namanya volunteer-ing juga pasti ada masanya kan? Ada masa-masa dimana perjumpaan akan ada akhir. Meskipun kegiatannya masih berlangsung tetapi orang-orang akan berganti dan terus berganti. Punya prioritas lain yang tentunya lebih penting. Sementara aku masih bergerak diporos yang sama.
Kembali lagi terseret arus dunia non-fiksi alias tenggelam dengan novel-novel di dalam kamarku.
Ingin kembali menemukan hal-hal semacam itu lagi—yang membuatku lebih hidup—. Atau mungkin memulainya? Memulai dari diriku sendiri.
Ingin rasanya menyudahi rutinitas ini. Ingin rasanya menemukan hal baru, yang bisa dijadikan mata pencaharian tetapi juga punya impact bagi orang sekitar, bisa membuat bahagia —ah memang, kalau hanya sekedar bicara saja memang mudah—
Banyak angan-angan "seandainya..."
Tetapi, kita ga pernah tahu, rencana Tuhan akan selalu lebih baik. Bagaimana kita bersyukur, itu harusnya yang dijadikan acuan. Dan aku akan memulai untuk belajar lebih menysukuri apa yang aku jalani dengan menuliskan setiap hari.
Jangan lupa makan siang. Semoga harimu baik :)
X
Komentar
Posting Komentar