Kalut. Setelah beberapa hari lalu bergulat dengan perasaan sendiri, perasaan yang tak kumengerti. Apakah rindu? Atau ada kata lain yang bisa mendefinisikan?
Wahai hati, semoga kamu lekas sembuh. Wahai diri, semoga kamu lekas terbiasa.
Bukan salahmu karena perasaan itu timbul kembali.
Bukan salahmu untuk menangisinya semalam penuh.
Bukan salahmu karena salah mengartikannya.
Nikmati saja setiap jengkalnya, setiap harinya.
Karena nanti akan kamu jadikan kenangan yang akan membuatmu tersenyum.
Tersenyum, karena kamu pernah punya rasa itu dan kamu berhasil melewatinya.
Kamu berhasil melangkah maju.
Kamu berhasil menghadapi rasamu sendiri.
Xo,
Wahai hati, semoga kamu lekas sembuh. Wahai diri, semoga kamu lekas terbiasa.
Bukan salahmu karena perasaan itu timbul kembali.
Bukan salahmu untuk menangisinya semalam penuh.
Bukan salahmu karena salah mengartikannya.
Nikmati saja setiap jengkalnya, setiap harinya.
Karena nanti akan kamu jadikan kenangan yang akan membuatmu tersenyum.
Tersenyum, karena kamu pernah punya rasa itu dan kamu berhasil melewatinya.
Kamu berhasil melangkah maju.
Kamu berhasil menghadapi rasamu sendiri.
Xo,
Komentar
Posting Komentar