Postingan

Cerita Kapan Saja #Episode1 : Ikigai

Gambar
Setelah pada awalnya cuma mendengar istilah "IKIGAI" tanpa tahu lebih detailnya seperti apa, weekend minggu kemarin aku liat video YouTube nya kak Gita yang menjelaskan tentang ikigai. Ikigai merupakan irisan dari passion (what you love), mission (what the world needs), vocation (what you are good at), dan profession (what you can get paid for).  Discovering your own ikigai is said to bring fulfilment, happiness and make you live longer. Jadi, kalo kita hanya punya salah satu saja, atau salah dua, atau salah tiga aja kita bakalan ngerasa ada yang kurang. Misalnya nih, kalo kita cuma punya passion aja, you gotta do what you love... then what's next?  atau kalau kita cuma punya passion dan vocation,  kita melakukan apa yang kita suka dan apa yang kita bisa kerjain, tetapi kita juga harus realistis kalau kita juga butuh duit buat survive dalam hidup, untuk mencukupi segala kebutuhan sehari-hari kita. begitu pula kalau kita punya vocation dan profession,  kita me...
Pernah ga sih kalian ngerasa stuck ? Setelah kemarin aku bilang, aku punya alasan untuk 'menjalani hidup'? Ingin punya manfaat untuk orang-orang sekitar—dan ya, aku masih sangat ingin melakukan itu— Dan barusan baca  ig story  salah satu  influencer  tentang bagaimana caranya memperbaiki  mood.  Salah satunya adalah berbagi dengan orang lain, membuat orang lain  happy.  Ya, karena bahagia menular.  Isn't it? mungkin karena alasan itulah yang membuatku lebih hidup. Keindahan berbagi. Kebaikan itu menular. Tapi, namanya volunteer -ing juga pasti ada masanya kan? Ada masa-masa dimana perjumpaan akan ada akhir. Meskipun kegiatannya masih berlangsung tetapi orang-orang akan berganti dan terus berganti. Punya prioritas lain yang tentunya lebih penting. Sementara aku masih bergerak diporos yang sama. Kembali lagi terseret arus dunia non-fiksi alias tenggelam dengan novel-novel di dalam kamarku. Ingin kembali menemukan hal-hal semacam itu lag...
Semua orang memiliki rongga dalam diri mereka yang selalu ingin mereka isi. Isinya tidak sama untuk tiap orang. Ada yang menemukannya lewat karier, pasangan hidup, hobi dan apa pun yang membuat mereka merasa lengkap sebagai manusia. Tugas tiap orang adalah mencari apa yang bisa mengisi ruang kosong tersebut. Ada yang cepat menemukannya, ada juga yang membutuhkan waktu, bahkan ada yang tidak berhasil. Sebelum mereka menemukannya, kebanyakan akan merasa tak berarti. Kosong. Hampa. Jadi jangan berhenti mencari sebelum kamu menemukannya. Itu tugasmu. Tugasku, sebagai ibu, adalah menghawatirkanmu dan menyuruhmu pulang. — Rasa
Lagi-lagi. Waktu akan terus berjalan. Sementara kita masih memutuskan keragu-raguan itu. cryyyyy 😭😭😭

Anak Gofood Mendaki Gunung Penanggungan

Gambar
Pernah kepikiran buat naik gunung sebelumnya? Engga. Pernah terbesit punya keinginan buat naik gunung? Pernah. Tapi waktunya selalu kurang pas. Akhirnya, 13-14 April 2019 terwujud sudah, banyak drama yang terjadi pastinya. Bisa maklum kan? karena aku yang notabene "anak baru" ini kurang persiapan ( mostly karena kurang persiapan fisik), terguyur hujan langsung lemah. Hahahaha Padahal pas berangkat, paling semangat —selalu ada dibarisan paling depan —  Memang umur tidak bisa bohong yaa~~ hujan mulai turun, mulai kuatir, memikirkan cara turun, prosotan adalah cara yang paling ampuh :v Percaya ga percaya sih, secara aku tuh termasuk anak rumahan yang jarang kemana-mana. Biasanya dirumah aja, leyeh-leyeh , pesen gofood, nonton youtube, nonton drama korea, kalo ada ide bikin DIY entah apa itu yang bisa dipajang di kamar. Gitu-gitu aja lah pokoknya. Mau main ke pantai deket rumah aja udah disuruh pulang sebelum nyampe tempatnya.  Pengalaman naik kapal, dan ...
Kamu tahu? waktu tidak akan pernah menunggu. Mau ga mau, kamu harus terus berjalan atau akankah lebih baik kalau berlari? Entahlah. Akan sangat berat kalau kamu melakukan sesuatu yang tidak kamu sukai, tapi kamu tahu? Mungkin akan membuatmu sedikit lebih bersemangat ketika kamu tahu apa yang akan menantimu di depan. Sesimpel makan malam bersama keluarga, ketemu temen, nonton serial favorit, baca buku yang belum kamu selesaikan dan terus membuatmu penasaran, atau sesimpel kamu ingin istirahat barang sejenak dan menenangkan isi hati dan kepala yang terus berkecamuk.
Sepertinya ada yang salah dengan diri ini.  Dengan rasa ini.  Setiap kali kuingat keputusan singkat itu, keputusan yang kamu buat.  Membingungkan. Menggetarkan. Pada suatu masa. Dan pada akhirnya yang tersisa adalah diriku sendiri dan semua ekspektasi yang telah kuciptakan. Menyakitkan, memang. Tapi terkadang itulah yang mendewasakan.